Arsip pada bulan February 2007

Puluhan Anak Dijual Ke Luar Negeri

Tuesday, 27 February 2007
  • RI harus lindungi buruh

Mataram, BPost. Lebih separuh dari 103 orang TKI Nusa Tenggara Barat (NTB) yang di antaranya anak di bawah umur, menjadi korban perdagangan calo dan petugas lapangan PJTKI di Lombok dan Sumbawa.

Tidak hanya diperjualbelikan dan tidak menerima gaji hingga dua tahun, mereka juga menjadi korban perdagangan wanita di rumah pelacuran. (selanjutnya…)

Definisi Perdagangan Anak dalam Draft RUU PTPPO Belum Sempurna

Friday, 23 February 2007

Jurnalperempuan.com-Jakarta. Bertempat di Ruang Rapat Kerja Komisi VIII, 10 fraksi di DPR, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, dan Menetri Hukum dan HAM memutuskan untuk menyetujui hasil pembahasan Badan Tim Perumus atau Panitia Khusus Komisi VIII DPR RI dan menandatangani Draft Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (RUU PTTPO), Kamis (22/2) kemarin. Rapat Pleno Pansus RUU PTPPO yang juga dihadiri oleh beberapa perwakilan LSM dinyatakan quorum karena dihadiri oleh 30 anggota dari 50 anggota komisi. (selanjutnya…)

Sejarah Panjang Perdagangan Perempuan di Nusantara

Friday, 16 February 2007

Jurnalperempuan.com-Yogyakarta. Perdagangan perempuan mempunyai sejarah yang panjang di bumi Nusantara ini, setidaknya dapat dilacak hingga kurun waktu tahun 1786. Pada masa itu, perempuan sudah menjadi komoditas yang menarik karena mempunyai harga jual yang lebih tinggi daripada laki-laki untuk keperluan domestik, pelacuran, atau dijadikan istri. Perempuan dijual seharga 60 dollar Spanyol, sedangkan laki-laki hanya 40 dollar Spanyol. Hal ini terkuak dalam penelitian yang dilakukan oleh Anatona Gulo, Dosen Universitas Andalas, Padang. (selanjutnya…)

IndoACTs Usung Usulan Prioritas untuk RUU PTPPO

Monday, 5 February 2007

Jurnalperempuan.com-Jakarta. Senin (29/1) silam, Indonesia Againts Child Trafficking (IndoACTs) bersama perwakilan dari Jaringan Kerja Prolegnas Pro Perempuan (JKP3), TdH Netherlands, dan Save US berkesempatan untuk hearing dengan Fraksi PAN DPR RI. “Kami diberi kesempatan untuk menyampaikan keprihatinan kami,” ungkap Emmy Lucy Smith, Koordinator IndoACTs, secara tertulis. Dalam pertemuan itu juga Emmy dan kawan-kawan memberi masukan pada Fraksi asal Ketua Pansus RUU PTPPO itu dengan membawakan UU tentang Trafiking di Filipina sebagai perbandingan. (selanjutnya…)