Arsip pada bulan November 2008

Taman Sari Pusat Transit ‘Perempuan Muda’ ke Malaysia

Wednesday, 26 November 2008

JAKARTA, KOMPAS - Kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, menjadi pusat transit kegiatan trafficking perempuan muda dan anak yang dijual untuk eksploitasi seksual di Malaysia dan negara lain. Para perempuan dan anak tersebut sebelum dikirim menjalani pelatihan di kawasan Taman Sari.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak (PP IDAI), Rachmat Sentika, Selasa (25/11) di Jakarta, menjelaskan, para perempuan dan anak yang diperdagangkan untuk dieksploitasi seksual itu menjalani semacam pelatihan di pusat hiburan malam di sekitar Taman Sari, Jakarta Barat. (selanjutnya…)

Remaja Korban Trafficking Dipulangkan

Monday, 24 November 2008

KUPANG, SENIN - Dua orang remaja asal Kelapa Lima Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, korban trafficking (perdagangan manusia), yang ditahan Maret 2008 oleh pemerintah Australia dipulangkan ke Kupang. Kedua remaja anak nelayan itu telah diserahkan kepada orangtua masing masing oleh staf kedutaan besar RI di Australia. (selanjutnya…)

“Ngeseks” dengan Korban “Trafficking” Dianggap Memerkosa

Wednesday, 19 November 2008

LONDON, RABU — Pemerintah Inggris berencana memberlakukan  undang-undang baru yang akan mengumumkan dan mempermalukan (name and shame) para pria yang datang ke prostitusi. Sebagian pihak menilai, langkah ini akan mengembalikan Inggris ke masa pemerintahan Victoria.

Seperti yang diketahui, peraturan pelarangan perdagangan seks saat ini sangat ketat diberlakukan di Inggris. Sebenarnya, hal ini cukup kontras jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di kawasan Eropa yang menoleransi aktivitas prostitusi. Denmark bahkan melegalkan praktik di bisnis ini. (selanjutnya…)

12 Perempuan Korban “Trafficking” Segera Dipulangkan

Monday, 17 November 2008

MATARAM, SANIN — Sebanyak 12 perempuan yang diduga korban perdagangan manusia (trafficking) asal NTT yang sudah dua pekan terakhir terdampar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera dipulangkan ke rumah masing-masing.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil NTB Drs Bacharudin kepada wartawan, Senin, mengatakan, para korban trafficking tersebut akan dikembalikan ke rumahnya di Kabupaten Sumba Barat, NTT, melalui jalan darat. (selanjutnya…)